Festival musik metal Hammersonic 2020 akan mendatangkan legenda punk, Black Flag. Band tersebut direncanakan manggung di Pantai Karnaval Ancol pada 28 Maret 2020.
Penampilan dari Black Flag di Hammersonic merupakan konser pertama mereka di Indonesia. Kehadiran Black flag disebut-sebut akan menarik penikmat musik setelah Slipknot juga dipastikan tampil di Hammersonic 2020. Acara ini sebenarnya vakum pada tahun 2019. Tapi
karena kedatangan Slipknot dan Black Flag seperti membayar lunas penantian satu tahun tanpa Hammersonic.
Black Flag sendiri merupaka band punk rock legendaris asal California, Amerika Serikat yang terbentuk sejak tahun 1976. Band ini didirikan oleh Greg Ginn, yang berperan sebagai gitaris dan penulis lagu utama di Black Flag. Ginn sendiri merupakan satu-satunya personil lama di band ini. Mereka dianggap sebagai salah satu pelopor punk hardcore pertama.
Tahun 1981, Black Flag menandatangani kontrak rekaman dengan Unicorn Records. Karena kerjasama tersbut mereka mengirimkan album pertama berjudul Damaged (1981) namun ditolak karena konten musiknya berbahaya dan terlalu vulgar.
Karena ditolak, Ginn dan kawan-kawan membentuk records sendiri bernama SST Records dan merilis album tersebut. Album ini menerima banyak pujian dan kritis. Tapi pihak Unicorn justru menuntut mereka, dan dilarang menggunakan nama dan logo Black Flag dalam kesempatan apapun. Tapi perselisihan ini berakhir pada tahun 1983 setelah Unicorn bangkrut dan hak atas nama Blag flag dan logo dikembalikan kepada band.
Lirik-lirik Black Flag kebanyakan membicarakan kritik sosial dan sudut pandang mereka tentang politik, namun dikemas dan disampaikan dengan kegembiraan, kegelisahan yang sinis, dan kadang sangat lucu. Black Flag merupakan band berpengaruh dan juga disebut sebagai band post-punk Amerika yang paling berpengaruh. Di tahun 2016 album Damaged (1981) dinobatkan sebagai 40 album punk terbaik sepanjang masa versi majalah Rolling Stone.