SansRadio - Jakarta, Presiden Keempat RI, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dikenal sebagai sosok yang unik. Salah satunya yakni memiliki kebiasaan tidur saat pertemuan-pertemuan penting.
Sahabat karib Gus Dur, Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus mengatakan bahwa kebiasaan tidur cucu pendiri Nahdlatul Ulama Hasyim Asy’ari itu sudah diketahui banyak orang. Kebiasaan tidur Gus Dur itu acapkali membuat orang yang berada dalam satu forum merasa jengkel.
Dianggap Tidak Sopan
Cendekiawan muslim Jalaluddin Rakhmat menyampaikan kekesalannya atas kebiasaan tidur Gus Dur. Sebagaimana disampaikan Gus Mus dalam buku Gus Dur dalam Obrolan Gus Mus karya Husein Muhammad.
"Gus Dur dianggap tidak sopan. Bagaimana tidak? Wong salah seorang pemimpin Negara Islam Iran mau bicara dan berdialog, Gus Dur justru tidur, ngorok lagi. Begitu Kang Jalal mengeluh. Kejengkelan Kang Jalal tentu mudah dipahami. Pemimpin tertinggi Iran itu idolanya," terang Gus Mus.
Kecerdasan Gus Dur
Kebiasaan tidur Gus Dur juga disaksikan oleh rakyat Indonesia, misalnya saat ia menghadiri siding pleno di DPR. Foto Gus Dus yang saat itu menjabat sebagai Presiden RI duduk di kursi dengan kepala miring dan tertidur tersebar luas. Ia tertidur saat para anggota dewan berbicara silih berganti.
Meski demikian, saat mendapat giliran berbicara, Gus Dur menyampaikan uraiannya dengan cerdas dan tangkas seolah menyimak keseluruhan sidang, seperti dilansir akun Instagram @sodotandunia, Selasa (26/10/2021).
Saat tertidur di tengah pidato pemimpin Iran, Gus Dur terbangun setelah pidato tersebut selesai. Ia lantas mengangkat tangan paling awal untuk merespons pidato pemimpin Iran. Tanggapannya menunjukkan bahwa Gus Dur amat memahami isi pidato yang disampaikan pemimpin Iran.
Sumber : merdeka.com