Ardhito Pramono Mengungkapkan Kebencian Melalui Lagu ``Fake Optics``

By Valiant Izdiharudy Adas / Kamis, 10 Oktober 2019 - 10:00 WIB

Didalam EP yang berjudul "A letter to My 17 Years Old", Dhito mengatakan "Di sini isinya adalah pesan-pesan gue untuk diri gue di umur 17 tahun, supaya lebih prepare sama apa hal-hal yang akan gue alamin di masa sekarang. Gue berharapnya sudah punya lagu-lagu ini di umur 17 tahun, supaya gue nggak kaget dan siap ngadepin semuanya sekarang,".

Seperti yang diungkapkan di atas bahwa setiap lagu Ardhito Pramono punya kisah yang kuat di baliknya. Salah satunya adalah Fake Optics yang diciptakan saat dirinya sedang murung dilanda masalah. Bikin dilema saat membawakannya kembali.

"It is a painful memory. Setiap gue ngebawain lagu ini, di mana pun, gue selalu balik ingat masalah gue yang itu lagi. Jujur ini lagu yang gue benci di EP ini," terang Dhito.

"Maknanya buat gue personally sedalam itu; cause it’s all about the sadness, and all my dark times. But still, it’s a different thing and a personal message yang pengin gue share ke banyak orang melalui lagu ini,"
 

Sumber : https://bit.ly/2LYVv7Y


Related News